Klikkuningan.com-Komandan Kodim 0615/Kuningan Letkol Inf. Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos MM menghadiri kegiatan Simulasi Sistem Pengaman Kota dan pembentukan Tri Patra Tingkat Kab. Kuningan di Jalan Siliwangi depan Pendopo Kab. Kuningan, Kamis (8/2).

Kegiatan Simulasi Sistem Pengaman Kota dan pembentukan TRI PARTA dapat memperkokoh dan memperkuat serta menumbuhkan rasa Persatuan TNI POLRI dalam Pelaksanaan Pilkada Serentak TA. 2018, sedangkan untuk TRI PATRA sendiri terdiri dari unsur Anggota TNI , BRIMOB dan DALMAS.

Simulasi Sispam kota dan pembentukan TRI PARTA diharapkan dapat mempersiapkan satuan dalam rangka pengamanan Pilkada kabupaten Kuningan thn 2018 pelaksanaan Pilkada serentak thn 2018 dan puncaknya Pemilu thn 2019, TNI POLRI sudah bersinergi dalam rangka pelaksanaan pengamanan pesta demokrasi dengan dibentuknya TRI PATRA diharapkan dalam pelaksanaan Pilkada nanti dapat berjalan dengan baik dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam keadaan aman. Demikian Sambutan Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman S.E.,M.Si pada saat menjadi pimpinan Apel Kesiapan Simulasi Sistem Pengaman Kota dan pembentukan Tri Patra Tingkat Kab. Kuningan di Jalan Siliwangi depan Pendopo Kab. Kuningan.


Kegiatan Apel Kesiapan Simulasi Sispamkota dan Pembentukan TRI PATRA tingkat Kab Kuningan di ikuti 1 Pleton Kodim/0615 Kuningan, 1 Pleton Detasemen C BRIMOBDA JABAR, 1 Kompi Personil Polres Kng yang terdiri dari 1 Pleton Dalmas Awal, ‎2 Pleton Dalmas Lanjutan, ‎2 Pleton Tim Bulshit yang tergabung dari Anggota Reserse, Intelkam, Anggota Polsek dan 1 Pleton Polisi Pelajar (POLJAR).
Kegiatan Simulasi Sispamkota dan Pembentukan TRI PATRA tingkat Kab Kuningan Bupati Kuningan dihadiri H Acep purnama SH MH, Ketua KPU Kuningan Hj Heni Susilawati S.Sos MM, Ketua Panwas Kuningan Jubaedi SH, Wakil ketua DPRD Kuningan Drs Toto Suharto, Anggota DPRD H Yusuf , Waka Polres Kuningan Kompol Nanang Suhendar S.H, Kabag Ops Polres Kuningan Kompol Erawan Kusmayadi S.H, Kabag Ren Polres Kuningan Kompol Lalu Wira S, Kapolsek Kuningan Kompol Kasiyana, Kasi Ops Sat Brimob Polda Jabar Detasemen C AKP Sutarja, Para Perwira jajaran Polres Kuningan, Para perwira jajaran kodim 0615/ Kuningan dan Dan Sub Denpom Kuningan Lettu Cpm Suparman.
Nurima Rahmitasari

Klikkuningan.com-Sebagai salah satu pihak yang ikut berperan sebagai "Bidan" dalam proses terbentuknya Desa Wisata Cibuntu, tentunya Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti sangat bangga melihat desa yang dulu menjadi desa binaan mereka menjelma menjadi desa wisata yang cukup dikenal baik nasional maupun internasional. Cibuntu, sebagai Desa Wisata di Kabupaten Kuningan yang telah banyak mendapatkan penghargaan baik di tingkat Kabupaten, Nasional maupun Internasional.



Dalam acara Strategi Employee Gathering di Desa Wisata Cibuntu yang diadakan Yayasan Trisakti, Penulis menyempatkan ngobrol santai tentang desa wisata Cibuntu dan dunia Pariwisata pada umumnya dengan Ibu Nurima Rahmitasari salah satu Dosen di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, yang sejak sekitar tahun 2011 ikut dari awal membina dan membentuk desa Cibuntu menjadi desa Wisata seperti sekarang ini.

"Bagi kami, Cibuntu adalah rumah kedua tempat yang kami jadikan Laboratorium 'Kearifan Lokal' " Nurima Rahmitasari mengawali obrolan.

"Ini adalah implementasi dari Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan, Pengabdian pada masyarakat"

Upacara Penyambutan Tamu di desa Wisata Cibuntu
"Dalam mengembangkan dan membangun wisata desa, sudah tidak jaman lagi masyarakat desa hanya dijadikan Subyek. Kita sibuk mencari investor, kemudian ketika dunia wisata berkembang hanya investornya yang kaya dan merasakan manfaatnya, sedangkan masyarakat malah tidak dapat keuntungan sama sekali lebih parah malah tersingkirkan" Sambung bu Dosen.

Ketika ditanyakan kesulitan apa yang dirasakan ketika awal-awal datang untuk membina desa Cibuntu, Nurima Rahmitasari menjelaskan " Tentunya untuk menyatukan persepsi yang sama dari seluruh masyarakat desa, pemuka-pemuka adat, tokoh masyarakat tidaklah mudah, kita sedikit demi sedikit melalui pendekatan menyatukan persepsi tersebut"

"Hal-hal yang pernah ada di desa ini dan sudah menghilang kita coba gali lagi sebagai kekayaan desa ini. Apalagi dari sisi potensi alam, sejarah, kuliner, masyarakatnya, desa Cibuntu emang sungguh luar biasa"

"Dan yang paling penting, kita sangat berterima kasih atas dukungan yang luar biasa dari Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Pemangku Adat. Tanpa dukungan mereka akan sulit mengembangkan sebuah desa menjadi desa berbasis wisata" Nurima Rahmitasari mengakhiri obrolannya.

Terima kasih buat Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, desa Wisata Cibuntu tidak hanya membanggakan penduduk desanya, tapi sudah menjadi kebanggan masyarakat Kuningan dan Nasional.